Cara Menghitung Siklus Haid Pada Wanita

cara menghitung siklus haid pada wanita

Salah satu faktor kesehatan pada wanita dapat disebabkan dengan menstruasi atau haid serta siklus menstruasi atau haid tersebut. Wanita wajib memiliki pengetahuan tentang menstruasi atau haid dan juga siklus dari pada menstruasi atau haid itu sendiri. Apabila kamu belum atau ingin mengetahui cara menghitung siklus haid, berikut ini merupakan sedikit ulasan mengenai cara menghitung siklus haid pada wanita.

Siklus menstruasi atau haid merupakan jangka waktu mulainya menstruasi atau haid sampai dengan mulainya menstruasi atau haid pada berikutnya. Hari pertama dihitung sebagai awal dari setiap siklus haid. Siklus menstruasi tersebut berakhir tepat sebelum siklus berikutnya dimulai.

Cara Menghitung Siklus Haid Pada Wanita

Siklus pada menstruasi atau haid dapat terjadi antara 21 – 37 hari. Banyak variasi yang terjadi pada siklus menstruasi atau haid, setiap wanita memiliki siklus menstruasi atau haid yang bervariasi antara haid yang terjadi sekarang dengan haid yang sebelumnya. 10% – 15% wanita memiliki siklus 28 hari. Pada dasaarnya setiap wanita memilki siklus haid yang berbeda-beda. Panjangnya siklus menstruasi atau haid, umumnya terjadi sesaat setelah menstruasi pertama dan sesaat sebelum monopause.

Sel telur akan sampai pada tingkat yang matang dengan sempurna dan dapat dilepaskan pada hari ke 14 pada wanita yang memiliki siklus 28 hari. Pada wanita yang memiliki siklus menstruasi tidak sama dengan 28 hari, maka ovulasi bisa saja terjadi pada hari ke 16 setelah hari pertama fase pendarahan terakhir atau mungkin 14 hari sebelum hari pertama pendarahan selanjutnya.

Baca juga: Penyebab haid tidak lancar

Cara menghitung siklus haid pada wanita;

  1. Siapkan kalender serta jangan lupa untuk beri tanda pada hari pertama awal menstruasi, lakukanlah kurang lebih tiga bulan terus-menerus.
  2. Lalu, hitunglah siklus menstruasi atau haid anda dari hari pertama menstruasi dibulan tersebut sampai hari pertama haid di bulan berikutnya.
  3. Jangka waktu siklus menstruasi atau haid normal umumnya adalah antara 21 – 37 hari.

Contohnya tanggal awal menstruasi atau haid pertama bulan April tanggal 8 , bulan Mei tanggal 8, bulan Juni tanggal 6, dan bulan Juli tanggal 15. Berarti siklus menstruasi pada wanita tersebut,

  • Siklus menstruasi pada bulan April sampai Mei adalah 30 hari. Hal ini merupakan siklus yang normal.
  • Siklus haid bulan Mei sampai Juni adalah 29 hari. Hal ini merupakan siklus yang normal.
  • Siklus haid Juni sampai Juli adalah 39 har. Siklus ini dapat menjadi siklus haid tidak normal.

Dari contoh di atas, dapat disimpulkan bahwa rata-rata siklus menstruasi atau haid pada wanita tersebut masih normal, apabila dari ketiga siklus menstruasi yang dihitung tersebut salah satunya tidak normal, maka tidak perlu dikhawatirkan karena kemungkinan hal tersebut dapat disebabkan karena tidak seimbangnya hormon, stress, faktor psikologis, atau kelelahan fisik. Akan tetapi apabila terdapat siklus menstruasi yang tidak normal selama 3 kali berturut-turut, segera lakukan konsultasi dengan dokter kewanitaan agar dapat dilakukan pemeriksaan untuk menemukan penyebab pasti pada kelainan siklus menstruasi tersebut.

Baca juga: Makanan pelancar haid

Sedangkan lamanya menstruasi atau haid sendiri untuk masing-masing wanita berbeda-beda, tetapi normalnya lama menstruasi sekitar 3 – 7 hari. Jika lama menstruasi yang kamu alami lebih dari 7 hari atau disertai dengan keputihan yang berbau, segera konsultasikan ke Dokter untuk mengetahu penyebab yang lebih pasti.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*