Penyebab Gangguan Menstruasi Pada Wanita

penyebab gangguan menstruasi pada wanita

Sehatology – Menstruasi merupakan suatu kondisi dimana luruhnya dinding rahim yang terdiri dari darah dan jaringan tubuh. Kondisi tersebut merupakan kondisi yang normal terjadi pada wanita. Pada umumnya, setiap wanita akan mengalami menstruasi. Menstruasi terjadi ketika memasuki masa pubertas atau remaja sampai suatu kondisi memasuki masa monopause. Dalam periode waktu tertentu, beberapa gangguan dapat terjadi ketika menstruasi. Maka dari itu kita harus mengetahui apa yang menjadi penyebab gangguan menstruasi pada wanita.

Penyebab Gangguan Menstruasi Pada Wanita

Rasa nyeri/sakit saat menstruasi (Dismenore)
Terlalu banyak bahan kimia dalam tubuh dapat menyebabkan rasa nyeri/sakit saat menstruasi. Meskipun terasa kram/nyeri, umumnya kondisi seperti ini tidak menyebabkan penyakit yang serius pada remaja wanita. Namun, pada wanita yang lebih tua, rasa sakit tersebut terkadang dapat disebabkan karena kondisi seperti fibroid rahim atau endometriosis.

Pada beberapa wanita, mungkin menggunakan kompresan air hangat atau juga dengan mandi air hangat dapat membantu meringankan rasa nyeri pada menstruasi mereka. Beberapa obat nyeri juga dapat membantu meringankan rasa nyeri pada menstruasi. Tentunya apabila anda ingin mengkonsumsi obat menghilangkan rasa nyeri tersebut, ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kewanitaan. Tentunya dokter akan memberikan solusi serta saran obat yang baik untuk kondisi yang anda alami.

Penggunaan obat sembarangan atau tanpa resep dokter, kemungkinan akan dapat menyebabkan munculnya gangguan gangguan kesehatan lainnya.

Baca juga: Makanan pelancar haid

Tidak Terjadinya Menstruasi (Amenore)
Amenore merupakan ketidak terjadinya menstruasi. Jika menstruasi tidak pernah terjadi, padahal seharusnya sudah memasuki masa-masa pubertas atau masa dimana seharusnya menstruasi terjadi, disebut amenore primer. Jika menstruasi anda tiba-tiba berhenti selama 6 bulan atau lebih, maka disebut amenore sekunder.
Amenore digunakan untuk mendiskripsikan ketiadaan periode menstruasi:

  • Seorang gadis pada usia 15-17 tahun tetapi belum terjadi menstruasi
  • Siklus menstruasi yang tadinya normal, namun tidak terjadi menstruasi secara tiba-tiba selama kurang lebih 90 hari, penyebabnya dapat mencakup;
    • Kehamilan
    • Menyusui
    • Menurunnya berat badan secara ekstrim
    • Gangguan pencernaan
    • Olahraga yang berlebihan
    • Stress
    • Kondisi medis tertentu

Ketika terjadi penyebab gangguan menstruasi pada wanita, hal tersebut dapat menjadi tanda bahwa bagian bagian penting pada tubuh bekerja secara tidak normal. Dalam beberapa kasus, tidak terjadinya menstruasi dapat berarti bahwa ovarium telah berhenti memproduksi sejumlah esterogen. Hal tersebut dapat menandakan berkurangnya atau menghilangnya hormon pada tubuh. Hal tersebut dapat memberikan efek pada kesehatan anda.

Pendarahan
Pendarahan abnormal atau pendarahan yang berbeda dengan periode menstruasi normal ini mencakup:

  • Pendarahan yang terjadi antara masa periode
  • Pendarahan setelah melakukan hubungan intim
  • Adanya bercak atau flek saatu atau selehan menstruasi
  • Pendarahan yang terjadi memiliki volume yang berlebih
  • Pendarahan yang terjadi setelah masa monopause

Pendarahan yang tidak normal ini dapat memiliki faktor yang dapat menjadi penyebab. Dokter dapat memulai dengan memeriksa masalah yang paling sering terjadi pada usia anda. Pengobatan yang seharusnya diberikan untuk pendarahan tidak normal tergantung pada penyebabnya.

Baca juga: Penyebab haid tidak lancar

Perubahan hormon dapat menyebabkan waktu yang lama bersama dengan siklus yang tidak teratur. Apabila diketahui penyebab ketidaknormalan tersebut karena perubahan hormon, mungkin anda dapat mendapatkan pengobatan hormonal.

Demikianlah sedikit ulasan mengenai penyebab gangguan menstruasi pada wanita yang sering terjadi. Rutin melakukan kontrol atau konsultasi dengan dokter untuk urusan kewanitaan dapat menjadi gaya hidup sehat yang baik.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*